Bandara Kertajati

Bandara Internasional Jawa Barat

Mendukung konektivitas udara Indonesia, ADHI ditugaskan membangun proyek konstruksi pembangunan Bandara Internasional Kertajati. Proyek ini termasuk dalam proyek strategis nasional. Pekerjaan yang dilakukan adalah Pembangunan Fasilitas Sisi Udara Bandar Udara Kertajati Tahap II.

BIJB dibangun dan dirancang untuk terintegrasi dengan berbagai infrastruktur transportasi, seperti Pelabuhan Patimban, Jalan Tol Cipali dan jalur kereta api. Saat ini, untuk menuju BIJB Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan DAMRI yang menyediakan angkutan umum dari kota Bandung dan beberapa daerah lain menuju BIJB.

Nama:
Paket Kontruksi Sisi Darat Tahap 1A Bandarudara Internasional Jawa Barat, Kertajati Majalengka Paket 1

Lokasi:
Majalengka, Jawa Barat

Timeframe:
2015 – 2017

Lingkup Kerja:
Pekerjaan Galian, Pemindatan Tanah Mekanis, Pekerjaan Ramp Simpang Susun (Jalan Layang) 600m’, AC-BC Main Road, AC-WC Main Road, AC-WC Ramp Susun, AC-BC Parkir dan AC-WC Parkir.

ADHI ditugaskan untuk mengerjakan paket I pada proyek Bandara BIJB dengan lingkup pekerjaan meliputi pekerjaan infrastruktur berupa ramp simpang susun, jalan, drainase dan lansekap. Selain itu ADHI juga ditunjuk untuk melakukan pekerjaan perpanjangan jalur terbang/ runway dari 2.500 meter menjadi 3.000 meter.

Sejak 1 Juli 2019 Bandara Internasional Jawa Barat (BJIB) atau yang lebih dikenal dengan nama Bandara Kertajati di Majalengka, resmi menangani 56 penerbangan domestik yang selama ini berada di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.⁣

Bandara Kertajati dilengkapi dengan terminal penumpang seluas 96.280 meter persegi dan dapat menampung 5 juta penumpang per tahun. Artinya, bandara ini akan menjadi pusat penerbangan terbesar di Jawa Barat.⁣

Dalam pelaksanaan pembangunan Bandara menjadi salah satu proyek pembangunan nihil kecelakaan kerja atau no accident dan berjalan sesuai target tanpa mengesampingkan standar keamanan.