Sepaku, 29 Juli 2024 – PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) berkontribusi untuk penyediaan air bersih pertama di Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui pembangunan Sarana & Prasarana Intake, Jaringan Pipa Transmisi dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pekerjaan Sarana & Prasarana Intake meliputi pembuatan Bendung, Intake dan Feeder Canal, Kantong Lumpur, Rumah Pompa, Rumah Gender dan Gedung Kantor Pengelola. Sedangkan pekerjaan IPA tahap 1 ini meliputi unit pengolahan air, seperti aerasi, rumah kimia, bangunan Koagulasi – Flokulasi – Sedimentasi, bangunan Filter, GAC & Ozon, Clearwell, serta 2 reservoir induk dengan kapasitas masing-masing 6.000 m3.
Proses pengolahan air sampai dengan bisa dikonsumsi, dimulai dari aliran air Sungai Sepaku yang masuk melalui Intake lalu dipompa menggunakan booster pump ke IPA berkapasitas 300 liter/detik. Secara teknis, pengolahan air di IPA dimulai dari unit Aerasi untuk mengoksidasi besi (Fe) dan Mangan (Mn) agar tidak terlarut, sehingga memudahkan dalam proses pengendapannya. Lalu air dialirkan ke Rumah Kimia untuk melarutkan bahan kimia (koagulan) dan rumah pompa dosing bahan kimia. Selanjutnya air dialirkan menuju unit Koagulasi – Flokulasi – Sedimentasi (KFS) untuk menurunkan kadar partikel koloid pada air dengan mencampurkan reagen kimia (koagulan) sehingga terbentuk partikel-partikel (flok) yang dapat diendapkan secara cepat dan mudah.
Selanjutnya air dialirkan menuju unit Filter, GAC dan Ozon untuk menyaring partikel-partikel halus yang masih tersisa dalam air dengan menggunakan media pasir silika dan antrasit. Lalu dilakukan proses ozonisasi untuk mengoksidasi kontaminan organik dan anorganik yang masih tersisa dari unit pengolahan sebelumnya dan melewati Filter Kabon Aktif (GAC) untuk menyerap kontaminan organik yang telah dipecah oleh unit Ozon. Air terproduksi yang telah memenuhi kualitas air minum (potable water) tersebut kemudian ditampung di Clearwell dan dilakukan desinfeksi sebelum dialirkan ke reservoir induk melalui jaringan pipa transmisi sepanjang 22 kilometer. Potable water dari Reservoir Induk yang teletak di Kawasan Inti Pusat (KIPP) tersebut kemudian akan dialirkan secara gravitasi melalui Jaringan Distribusi Utama (JDU) dan Jaringan Distribusi Pembagi (JDP) ke berbagai zona di wilayah tersebut.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menyatakan IPA Sepaku akan menjadi sumber air minum utama untuk seluruh kawasan IKN. Kedepannya akan dilanjutkan pembangunan IPA tambahan dengan kapasitas 2 x 300 liter/detik yang juga mengandalkan intake dari Sungai Sepaku seiring dengan proyeksi pelayanan terhadap persil bangunan baru dan pertumbuhan penduduk. ADHI sebagai Perusahaan BUMN yang utamanya bergerak di bidang konstruksi mendukung pembangunan proyek-proyek konstruksi nasional.
—-—-—-
Adhi Karya
Beyond Construction













