Makassar (18/03) telah dilakukan peresmian Kolam Regulasi Nipa-Nipa oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Peresmian juga dihadiri oleh Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, Direktur Jendral Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Wiyoko, serta Direktur Utama ADHI Entus Asnawi Mukhson dan Direktur Operasi I ADHI A. Suko Widigdo.

Bangunan ini terdiri atas, kolam regulasi, bangunan pelimpah (spillway), stasiun pompa, sluiceway, tanggul keliling, jembatan syphon, hingga area taman untuk rekreasi. Kolam ini memiliki luas sebesar 84 hektar, dengan kapasitas maksimal mencapai 3,58 juta meter kubik. Daya tampung normal air di dalamnya sebesar 2,74 meter kubik. Direncanakan, kolam ini mampu menjadi tempat penyimpanan air sementara waktu selama terjadi puncak banjir melalui kolam regulasi. Setelah itu, bangunan pelimpah mengalirkannya kembali ke hilir Sungai Tallo melalui stasiun pompa.

Kolam ini dirancang untuk mampu mereduksi debit banjir Sungai Tallo menjadi 153 meter kubik per detik. Jumlah ini 32% lebih rendah dari debit banjir semula yang mencapai 482 meter kubik per detik. Selain itu, kolam ini juga direncanakan mampu mengurangi luas genangan banjir di Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan sekitarnya hingga 45%, dari 1.955 hektar menjadi 1.075 hektar.

Berita Selengkapnya : https://adhi.co.id/wp-content/uploads/2022/07/2021-03-18-Media-Release-Peresmian-Kolam-Regulasi-Nipa-NIpa.pdf