Jakarta, 5 Desember 2025 – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) memperkuat posisi strategis sebagai mitra konstruksi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Melalui Kerja Sama Operasi (KSO) ADHI – DETA, perseroan resmi menandatangani kontrak Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Lembaga Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Yudisial (KY), dan Masjid pada Jumat (05/12). Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur kawasan yudikatif untuk mendukung perpindahan roda pemerintahan ke ibu kota baru.

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh General Manager Departemen Gedung ADHI, Bagus Prima Anugerah, bersama seluruh mitra strategis, dan disaksikan langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Momen penting ini juga dihadiri oleh Direktur Utama ADHI Bapak Entus Asnawi Mukhson dan Direktur Operasi II Bapak Harimawan.

Proyek ini berlokasi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dan mencakup area seluas 79.179 m². Lingkup pekerjaan yang akan dilakukan ADHI tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik gedung, tetapi juga meliputi penataan kawasan, implementasi teknologi Smart Building (BGC), serta pemenuhan standar Kinerja Bangunan Gedung Hijau (BGH). Penerapan konsep ini memastikan bahwa fasilitas lembaga tinggi negara tersebut tidak hanya megah secara estetika, tetapi juga hemat energi, ramah lingkungan, dan terintegrasi dengan sistem teknologi terkini.

Perolehan kontrak ini menegaskan kapabilitas ADHI sebagai kontraktor nasional yang membangun gedung berbasis keberlanjutan lingkungan serta memperkuat portofolio perusahaan sebagai kontraktor spesialis gedung pemerintahan berteknologi tinggi (high-tech building) di Indonesia. ADHI berkomitmen untuk mendukung pembangunan berkelanjutan yang dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat.