Jakarta (25/02) – hari ini, telah dilakukan pengaktifan work station pada Gedung Operation Control Center – OCC di Depo LRT Jabodebek, Bekasi Timur. Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk. – ADHI Entus Asnawi Mukhson bersama dengan Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Prasarana LRT Jabodebek Kementerian Perhubungan – PPK LRTJabodebek Ferdian Suryo Adhi Pramono, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) – KAI Didiek Hartantyo, Direktur Operasi PT Industri Kereta Api (Persero) – INKA, I Gede Agus Prayatna, serta Direktur Strategi Bisnis dan Portofolio PT LEN Industri (Persero) – LEN Linus Andor Mulana Sijabat, sekaligus memastikan persiapan operasi dari sarana dan prasarana LRT Jabodebek. Pengaktifan yang dimaksud ialah, work station telah mampu memantau kegiatan di seluruh lintas pelayanan, serta seluruh power supply atau aliran listrik dari Traction Power Substation – TPSS dan thrid rail sudah aktif memberikan daya.
Selain meninjau perkembangan pembangunan fasilitas pendukung di depo, kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka memastikan proyek LRT Jabodebek dapat selesai tepat waktu dan beroperasi pada Agustus 2022 mendatang. Depo LRT Jabodebek dibangun di atas tanah seluas 100 hektar dengan bangunan pendukung, antara lain: Light Maintenance memiliki 10 jalur yang digunakan untuk pemeriksaan dan perawatan ringan LRT Jabodebek, seperti perawatan harian, hingga perawatan bulanan; Heavy Maintenance memiliki 8 jalur yang digunakan untuk perawatan besar LRT Jabodebek dengan siklus perawatan tahunan; Stabling Track merupakan lokasi parkir bagi rangkaian kereta LRT Jabodebek yang nantinya akan dioperasikan setiap hari; hingga Gedung OCC yang berfungsi sebagai pengaturan pergerakan/ traffic dari kereta LRT Jabodebek.
Berita Selengkapnya : https://adhi.co.id/wp-content/uploads/2022/07/2022-02-25-Aktivasi-OCC-LRT-Jabodebek.pdf












