Pada tanggal 17 hinga 19 Mei 2022, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. telah menawarkan Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap III 2022 senilai Rp3,75 triliun.

Surat Utang tersebut telah disampaikan ke Bursa Efek Indonesia dengan jumlah penawaran tiga seri, yaitu seri A dengan jumlah pokok Rp1,286 triliun berbunga sebesar 8,25 dengan waktu jatuh tempo setelah tiga tahun sejak penerbitan. Seri B dengan jumlah pokok Rp667,5 miliar dengan bunga sebesar 9 persen dan jatuh temponya 5 tahun sejak penerbitan. Dan Seri C dengan jumlah pokok Rp1,796 triliun dengan bunga 10,2 persen yang akan jatuh tempo setelah tujuh tahun dihitung sejak penerbitan.

Kabar gembiranya adalah penawaran Obligasi yang ADHI berikan ternyata Oversubscribed atau kelebihan permintaan. Dengan target sebanyak Rp3,75 Triliun, hasil bookbuilding berkembang mencapai hampir Rp4 Triliun.

Dengan adanya hal tersebut, ADHI akan melakukan refinancing obligasi dari dana yang telah didapatkan, dan akan digunakan sebagai modal kerja untuk proyek pembangunan tol, sarana perkeretaapian, gedung, energi, industri dan proyek pembangunan infrastruktur lainnya.

Hal ini membuktikan bahwa ADHI dapat bertahan di tengah era pandemi Covid-19 dengan adanya minat Investor yang tinggi terhadap ADHI.