Wuhan, 6 Agustus 2024 – PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) dalam Konsorsium WUHUAN-ADHI dan PT Pupuk Sriwidjaja (PUSRI) menggelar First Top Management Meeting di Wuhan, China. Acara ini dihadiri oleh Komisaris Utama ADHI,Bapak Dody Usodo Hargo S., yang didampingi oleh General Manager Departemen Energi dan Industrial bersama tim terkait. Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas perkembangan pembangunan Pabrik Pusri IIIB di Palembang yang telah dimulai sejak 24 Desember 2023 lalu, dengan target penyelesaian dalam 40 bulan.
Konsorsium ini terdiri dari Wuhuan Engineering Co. dan ADHI, dengan porsi pembagian kerja sebesar 84,9% untuk Wuhuan dan 15,1% untuk ADHI. Melalui proyek ini, ADHI mendapatkan kontrak senilai Rp1,4 triliun untuk mengerjakan unit Utility, Offsite, dan Auxiliaries (UOA). Beberapa pekerjaan yang menjadi tanggung jawab ADHI :
- Pembangunan Water Treatment Package
- Maintenance Building
- Utility substation & control
- Cooling Tower & CW Pumps
- Central Control Room (CCR)
- Main Substation
- Underground CW Pipe
- Interconnection Pipeback
- IA/PA/N2/EDG
- RWI & Pipeline to RWI.
Proyek ini dirancang menggunakan teknologi terkini dengan implementasi digital, yang diharapkan dapat mempercepat waktu pengerjaan dan menekan biaya produksi.
Pabrik Pusri IIIB Palembang ditargetkan menghasilkan Amonia dengan kapasitas 1.350 MTPD (Metric Tons Per Day) dan Urea sebesar 2.750 MTPD. Pabrik ini memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pertanian Indonesia, khususnya dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian melalui pasokan pupuk yang lebih memadai.
Pembangunan pabrik ini merupakan langkah strategis yang diambil oleh pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan pasokan pupuk yang berkelanjutan. Dengan selesainya proyek ini, diharapkan sektor pertanian Indonesia akan semakin kuat dan mampu menjawab tantangan kebutuhan pangan di masa mendatang.
—-—-—-
Adhi Karya
Beyond Construction













