Jakarta, 15 Desember 2025 – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) sukses mempertahankan predikat “Badan Publik Informatif”  dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia pada kategori Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Capaian ini menjadi bukti nyata konsistensi ADHI Karya dalam menerapkan prinsip keterbukaan informasi yang berdampak positif bagi masyarakat luas.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Komisioner KIP Bidang Advokasi, Sosialisasi dan Edukasi (ASE), Samrotunnajah Ismail, kepada VP Komunikasi Korporasi ADHI, Aan Susanto, dalam penganugerahan yang berlangsung di Bidakara Hotel, Jakarta, pada Senin (15/12).

Tahun ini, ADHI Karya mencatatkan skor impresif sebesar 96,43 berdasarkan hasil rangkaian penilaian Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang berlangsung sejak Oktober lalu. Dari total 63 perusahaan pada kategori BUMN yang mengikuti proses penilaian, ADHI Karya menjadi satu dari 39 perusahaan yang berhasil meraih kualifikasi tertinggi yakni “Informatif”. Capaian ini sekaligus mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam memperkuat tata kelola yang selaras dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta implementasi Peraturan Komisi Informasi (Perki) RI Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik.

Direktur Human Capital dan Legal ADHI Karya, Ki Syahgolang Permata, menegaskan bahwa penghargaan ini dimaknai lebih dari sekadar apresiasi seremonial.

“Mempertahankan predikat Informatif bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi bentuk tanggung jawab ADHI Karya dalam menghadirkan layanan informasi yang transparan, akurat, dan berdampak bagi publik. Keterbukaan informasi kami pandang sebagai fondasi kepercayaan dan keberlanjutan perusahaan di tengah peran strategis kami sebagai kontraktor nasional.”

Sebagai perusahaan konstruksi nasional, ADHI Karya secara berkelanjutan membangun sistem layanan informasi publik yang adaptif terhadap kebutuhan pemangku kepentingan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi manajemen untuk terus melahirkan inovasi layanan, memastikan kesetaraan akses informasi, serta menjamin bahwa setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat adalah akurat, bermanfaat, dan mudah diakses.