Photo by: Humas Otorita IKN

IKN, 12 Agustus 2024 – Peletakan batu pertama pembangunan Istana Wakil Presiden (Iswapres) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) telah dilakukan. Proyek ini dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), mencakup lahan seluas 14,8 ha dengan luas total bangunan 32.061 m2i dalam Tahap 1.

Pembangunan Istana Wakil Presiden mengusung konsep “Huma Betang Tunai,” yang dalam bahasa Dayak berarti “rumah panjang ibu,” sebagai simbol pengayom, pemberi, dan pemelihara. Konsep ini menggambarkan nilai-nilai yang terkandung dalam istilah “Ibu Kota” dan “Ibu Pertiwi,” yang menjadi esensi dari pembangunan ini.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktur Utama ADHI, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya. Dalam sambutannya, Wapres menegaskan bahwa pembangunan IKN bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan refleksi dari visi besar bangsa untuk menciptakan pusat pemerintahan yang modern, inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi masa depan. Ia juga menekankan pentingnya mengedepankan prinsip keberlanjutan dan ramah lingkungan dalam setiap tahap pembangunan Istana Wakil Presiden.

Wapres menambahkan bahwa pembangunan Istana Wakil Presiden di IKN memiliki arti strategis. Bangunan ini diharapkan menjadi pusat aktivitas kenegaraan yang mencerminkan nilai-nilai kebangsaan, integritas, dan pelayanan publik. Lebih dari itu, Istana ini diharapkan menjadi tempat lahirnya kebijakan-kebijakan penting yang berdampak pada kesejahteraan rakyat Indonesia.

Komitmen ADHI terhdap prinsip – prinsip ESG dalam membantu pengembangan negeri dengan membangun fasilitas negara di pusat pemerintahan baru yang modern, hijau, dan berkelanjutan. Pembangunan ini tidak hanya menjadi simbol kekuasaan eksekutif, tetapi juga cerminan visi besar bangsa Indonesia di masa depan.

—-—-—-

Adhi Karya
Beyond Construction