
Arus Kas Operasi positif sebesar Rp1,4 Triliun, meningkat sebesar Rp0,9 Triliun dibandingkan tahun sebelumnya hanya Rp0,5 Triliun. Hal ini disebabkan adanya pembayaran proyek besar seperti Jalan Tol Sigli – Banda Aceh dan LRT Jabodebek. Dari sisi arus kas pendanaan, tahun 2020 mencapai Rp-1,8 Triliun atau mengalami perbaikan dari tahun sebelumnya akibat efektivitas pengelolaan pinjaman sehingga terjadi pengurangan utang pinjaman di tahun 2020. Total Aset ADHI pada Desember 2020 sebesar Rp38,0 Triliun, meningkat 4,3% dibandingkan bulan Desember 2019 yakni Rp36,5 Triliun.
Dengan berbekal order book pada tahun 2020 sebesar Rp49,2 Triliun, dimana kontrak baru pada tahun 2020 mencapai Rp19,7 Triliun, ADHI menargetkan kenaikan pendapatan sebesar 20%-25% di tahun 2021. Selain itu, distribusi Vaksin Covid-19 juga sudah masif sehingga dapat meningkatkan produktivitas operasional di lapangan.
Berita Selengkapnya : https://adhi.co.id/wp-content/uploads/2022/07/2021-04-06-Media-Release-April-2021.pdf











