Bali, 3 Oktober 2025PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) kembali menorehkan prestasi melalui penghargaan Indonesia’s Most Innovative In-House Counsel Team 2025 untuk sektor Infrastructure & Construction (Water Treatment, Gas Utilities, Heavy Construction, Electric Utilities, dan lainnya) dalam ajang In-House Counsel Awards (IHCA) 2025 yang diselenggarakan oleh Hukumonline bekerja sama dengan Indonesia Corporate Counsel Association (ICCA).

Acara penghargaan tersebut digelar pada Jumat (3/10) di The Westin Resort, Bali, sebagai bagian dari rangkaian Indonesia In-House Counsel Summit & Awards (IHCSA) 2025 yang mengangkat tema Agility in Convergence 2026. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh General Manager Legal ADHI, Bapak Bindut Agus Dewanto.

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi dan inovasi Tim Legal ADHI Karya dalam mendukung tata kelola perusahaan yang adaptif di sektor infrastruktur dan konstruksi nasional. Melalui berbagai inisiatif hukum berbasis teknologi dan efisiensi proses, Tim Legal ADHI Karya dinilai berhasil menghadirkan praktik hukum internal yang progresif dan berorientasi pada solusi.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh tim ADHI Karya dalam menjaga tata kelola perusahaan agar selalu berjalan sesuai prinsip hukum dan integritas. Kami percaya bahwa inovasi dalam bidang hukum bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga tentang bagaimana memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Bapak Bindut.

Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa ADHI Karya tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga terus memperkuat pondasi tata kelola dan kepatuhan hukum di seluruh lini organisasi. ADHI Karya berkomitmen untuk terus menjalankan prinsip GCG guna meningkatkan kinerja dan kontribusi perusahaan sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis jangka panjang. Pelaksanaan tata kelola yang baik menjadi pondasi penting bagi ADHI Karya dalam mewujudkan tujuan keberlanjutan dengan mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam setiap proses pengambilan keputusan strategis