Jakarta (26/02) – Proyek Pembangunan Prasarana Light Rail Transit Terintegrasi di Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi – LRT Jabodebek, telah berhasl menyelesaikan uji beban di berbagai bentang panjang yang dimiliki, salah satunya di bentang panjang lengkung terpanjang di dunia, Bentang Panjang Kuningan. Pengujian ini dilakukan sejak Kamis (24/02), kemudian dilanjutkan secara berkala untuk memastikan kekuatan struktur yang ada. Kegiatan ini merupakan salah satu dari beberapa tahapan persiapan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. – ADHI sebelum pengoperasian LRT Jabodebek dimulai tahun ini.

Sebelum ini, sebanyak 3 bentang panjang yang telah diuji beban oleh ADHI, antara lain bentang panjang JORR, bentang panjang Cililitan dan bentang panjang Dukuh Atas. Pada bentang Panjang Kuningan sepanjang 148 meter ini, beban yang diuji, berupa 2 rangkaian kereta dengan beban maksimum. Masing-masing rangkaian kereta memliki 6 gerbong kereta.

Pengujian yang dilakukan antara lain, pengujian statis, dinamik dan exciter. Pengujian statis merupakan pengujian yang dilakukan di saat kereta diam dan terparkir di atas jembatan. Pengujian ini berfokus pada kekuatan daya beban tampung yang disalurkan menuju pondasi dari bentang panjang di bawahnya. Sedangkan pengujian dinamik merupakan pengujian yang dilakukan dengan beban dinamis atau kereta bergerak di atas jembatan. Dalam hal ini, selain menguji beban bergerak, pengujian ini juga untuk memastikan, bahwa kereta mampu bergerak/ beroperasi dengan baik. Pengujian exciter atau pengujian eksitasi merupakan pengujian getaran untuk mengetahui kemampuan tahanan jembatan.

Berita Selengkapnya : https://adhi.co.id/wp-content/uploads/2022/07/2022-02-24-Uji-Beban-Longspan-Kuningan.pdf